Cara Menulis Artikel Ilmiah Tentang Keperawatan Bebas
Plagiasi
Oleh Dewi Rochmawati
S.Tr Keperawatan Lawang Tingkat I
Poltekkes Kemenkes Malang
Sebelum elajar bagaimana membuat artikel ilmiah,
sebaiknya mengetahui apa itu artikel ilmiah. Robert A. Day (1998)
mendeskripsikan bahwa artikel ilmiah merupakan karya ilmiah berbentuk laporan tertulis
serta diterbitkan yang menjelaskan hasil penelitian yang asli. Sebelum menulis
artikel ilmiah, sebaiknya menetapkan konsep yang akan ditulis. Lalu langkah apa
saja yang perlu dilakukan?
1.
Menyiapkan
referensi
Referensi yang layak digunakan sesuai dengan keperawatan.
Isi tulisan harus lengkap, serta jika referensi lebih dari 1, maka harus
bertopik sama. Melihat profil penulis dari referensi tersebut. Dapat dilihat
dari profesi atau gelar serta karya tulis yang telah dihasilkan. Tahun penulisan
juga harus ada digunakan untuk rujukan riset. Referensi yang digunakan berasal
dari luar negeri atau dalam negeri harus jelas. Media tulisan atau penerbit
yang sudah terakreditasi sangat membantu dan tidak perlu diragukan
kebenarannya.
2.
Mengutip
secara langsung dan tidak langsung
Kutipan langsung adalah meng-copy paste dari sumbernya. Jika menggunakan kutipan langsung maka
wajib mencantumkan sumber rujukan agar tidak dianggap plagiasi. Terdapat 3
model kutipan langsung. 1) kutipan ringkas yang kurang dari 40 kata, 2) kutipan
ringkas 41-250 kata, 3) kutipan panjang menghilangkan beberapa kalimat. Sedangkan
kutipan tidak langsung merupakan menyalin ide dari seseorang. Ditulis menggunakan
kalimat sendiri tanpa mengubah inti ide tersebut.
3.
Daftar
rujukan
Daftar rujukan dapat dari media cetak seperti buku,
jurnal, majalah atau koran, dokumen resmi tanpa penulis atau tanpa lembaga,
lembaga atau institusi, karya terjemahan, dan lain – lain. Serta dapat dari
media elektronik seperti internet terdapat blog atau situs (sumber yang
terpercaya seperti Google Scholar, researchgate.net, DOAJ.org, dan lain-lain),
CD atau DVD, artikel jurnal sambung jaring (online), email, dan lain
sebagainya.
4.
Mengecek
plagiasi
Setelah membuat artikel ilmiah, alangkah baiknya mengecek
plagiasinya. Dapat dicek di https://smallseotools.com/plagiarism-checker/
. Fungsi dari pengecekan tersebut dapat terhindar sebutan plagiator. Jika sudah
mendapat 0%, berarti artikel ilmiah yang dibuat tidak plagiasi sumber lain.
Daftar Rujukan
Widyartono, D.2012.Keterampilan Menulis : Teknik Penulisan Kutipan.
(http://didin.lecture.ub.ac.id/keterampilan-menulis/teknik-penulisan-kutipan/comment-page-1) diakses
tanggal 9 Oktober 2018.
Widyartono, D.2012.Keterampilan Menulis : Teknik Penulisan Daftar Rujukan. (http://didin.lecture.ub.ac.id/keterampilan-menulis/teknik-penulisan-daftar-rujukan) diakses tanggal 9 Oktober 2018.
Widyartono, D.2015. Impelementasi Pindai Plagiasi
Secara Sambung Jaring Pada Karya Tulis Ilmiah Siswa SMA. (https://www.researchgate.net/publication/320554874) diakses
tanggal 8 Oktober 2018.
Widyartono, D.2015.Bahasa Indonesia Riset:Panduan Menulis Karya
Ilmiah di Perguruan Tinggi.Malang:Universitas Negeri Malang.
Fatchiyah.2016.Strategi Penulisan Artikel Jurnal Ilmiah.Malang:UB
Press.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar